Sabtu, 14 Juli 2012

sepertilah mereka







Serupa lah engkau mercusuar
Yang walau sendiri
Tak jengah berdiri tegak

Menjelmalah engkau batu karang
Yang tak menyerang menentramkan
Amarah
Ombak gelombang

Seakanlah engkau kunang-kunang
Yang tetap setia memberi cahaya
Meski sadar tak kan pernah ia benar-benar terang

Laksana lah engkau sebatang laut
Yang bergeming
Iklas menerima kotoran sungai
Meski sempit kesempatan tak ikut tercemar
Bercengkamalah engkau pada setiap
Inci dirimu
Mengertilah bahwa semestinya engkau mampu
Menjadi lampu  taman yang menerangi jalan
Bukan yang menerangi rembulan

Begitulah kau akan sanggup
Menafsirkan seberapa berharga
Diri dan kehidupan mu sesungguhnya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar